(Login - Daftar)

Username

Password

Kode Akes
0704

Daftar | Reset Password

PENGUMUMAN
BERITA
Jajak Pendapat

Seberapa banyak informasi yang anda peroleh dari website kami ?

Banyak

Lumayan

Sedikit

Tidak Tahu

Tampilkan Hasil Suara

Seberapa banyak informasi yang anda peroleh dari website kami ?

Banyak (25.8 %)

Lumayan (21.5 %)

Sedikit (33.0 %)

Tidak Tahu (19.8 %)

(648 Suara)

Statistik
Batik

Diposting pada: 2009-01-01 20:12:06 | Hits : 503 | Kategori: Eksternal

Akhirnya dunia mengakui batik merupakan salah satu warisan umat manusia yang dihasilkan oleh bangsa Indonesia. Pengakuan serta penghargaan itu akan disampaikan secara resmi oleh United Nations Educational, Scientific, and Culture Organization (UNESCO).

"Pengakuannya pada 28 September nanti dan penghargaan resmi pada 2 Oktober di Abu Dhabi," kata Menko Kesra Aburizal Bakrie di Istana Bogor, Senin (7/9/2009).

Menurutnya, pengakuan UNESCO itu diberikan terutama karena penilaian terhadap keragaman motif batik yang penuh makna filosofi mendalam. Di samping itu pemerintah dan rakyat Indonesia juga dinilai telah melakukan berbagai langkah nyata untuk lindungi dan melestarikan warisan budaya itu secara turun menurun.

Atas perkembangan ini Presiden SBY menyambut baik kabar tersebut. Sebagai bentuk apresiasi baik terhadap batik dan penghargaan UNESCO itu, Presiden SBY meminta seluruh warga negara mengenakan batik pada 2 Oktober 2009.

"Orang lain bisa saja klaim batik, tapi dunia tahu kalau batik adalah milik Indonesia," tambah Menbudpar Jero Wacik pada kesempatan sama.

« Kembali

SocialTwist Tell-a-Friend

Silakan dibaca juga informasi dibawah ini:

Komentar (total Komentar : 0)

Tidak ada komentar

« Kembali

Form Komentar



0704

* Wajib diisi !

MUTIARA HADIST
Apakah Ini Sering Terjadi Pada Anda? :
Dari Abu Hurairah R.a. Berkata: Rasulullah Saw Bersabda, "Apabila Telah Diserukan Adzan Untuk Shalat Maka Berlari Mundurlah Setan Sambil Terkentut-kentut, Hingga Tidak Terdengar Olehnya Suara Adzan Itu. Apabila Adzan Telah Selesai, Ia Pun Datang Kembali. Kemudian Ia Mengganggu Hati Orang Yang Shalat, Seraya Berkata, 'Ingatlah Ini Dan Ingatlah Itu.' Padahal Yang Demikian Itu Tidak Pernah Diingatnya Sebelum Shalat. Sehingga Orang Yang Shalat Itu Tidak Tahu Lagi, Sudah Berapa Rakaatkah Shalat Yang Dikerjakannya Itu."

 
 
Powered By: GaluhWeb CMS